| KK 151 Tumbuhlah Tunas Baru | |
| Es Ist Ein Reis Entsprungen | |
| Es ist ein Reis entsprungen, Nyanyian Natal Jerman, 1600,, 0 Jerman, 1600, 0 | |
| Jerman, 1600, 0 | |
| Yamuger/Panlit KAJ, 1981 (revisi, 2019), 0 | |
| do=f, MM 60 | |
| Jml bait: 0 | |
1.
Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,
yang pada masa lalu disyairkan nabi.
Nubuatnya genap:
bunga harapan lahir di malam yang gelap.
2.
Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:
lahir dari Maria seorang Putera.
Kudus dan mulia
Firman menjadi daging perawan bunda-Nya.
3.
Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,
menghapus dari bumi gelap dan kemelut.
Sungguh manusia
dan sungguh-sungguh Allah, Penebus dunia.
4.
Mari serukan “Amin” atas karunia.
Ya Yesus, kami yakin; ya Tuhan, tolonglah,
agar dengan syukur
kami memuji Dikau di kerajaan-Mu.
Syair: Es ist ein Reis entsprungen, Nyanyian Natal Jerman, 1600,
bait ke-3 oleh Friedrich Layritzz, 1844, bait ke-4 oleh Michael Prätorius, 1609
terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1981 (revisi, 2019)
Lagu: Jerman, 1600
| |
|
| Referensi Aransemen : |
|
Cross Reff : KJ 93 | NR 32 | MK 56 | BE 58 | KKb 136 | KK 151 | | |
Chord : | |